Sunday, 8 May 2016

5 Negara Tidak Aman Di Dunia



Hampir semua orang pasti mendambakan tinggal dan menetap di negara yang aman. Kehidupan yang tenang tanpa kecemasan dan perasaan terancam tentu menjadi pilihan. Penegakan hukum seyogyanya dijalankan sebaik mungkin agar setiap warganegara mendapat jaminan keamanan yang pasti. 

Banyak kejahatan atau kriminalitas terjadi di sejumlah negara akhir-akhir ini, mulai dari kriminalitas jalanan, kejahatan lintas negara, terorisme, dan lain lain. Banyak faktor penyebab terjadi tindak kejahatan, seperti rendahnya tingkat kesejahteraan warga bisa menjadi pemicu terjadinya kejahatan, meski demikian, Tidak ada jaminan, negara maju dan kaya dengan tingkat kesejahteraan rata-rata warganya tinggi bisa aman dari tindak kejahatan, perbedaan idiologi bisa menjadi motivasi banyak orang untuk melakukan kejahatan atau aksi terorisme. 

Berikut ini adalah 5 negara tidak aman di dunia. Katagori ini berdasarkan jumlah kejahatan yang terjadi di negara-negara tersebut :

1.Brazil.
Kemiskinan menjadi pemicu utama terjadinya kejahatan di negara samba ini. Kriminalitas jalanan terjadi hampir setiap hari, perampokan, pencurian dengan kekerasan, perang antar gangster demi mempertahankan daerah kekuasaan. Penegak hukum seolah tidak berdaya menghadapi penjahat, bahkan disinyalir sejumlah oknum penegak hukum bisa disuap.

2.Philipina
Sejumlah kelompok sipil bersenjata bercokol di negara dengan mata uang peso ini. Beberapa di antara kelompok ini sering melakukan penyaderaan terhadap warga negara lain demi mendapatkan uang untuk pembiayaan aktivitas kelompoknya. Tujuan utama kelompok ini adalah merdeka, lepas dari pemerintahan yang berkuasa. Kelompok ini tidak segan-segan membunuh sanderanya jika uang tebusan yang diminta tidak diberikan sampai batas waktu yang telah mereka tentukan.

3.Afrika Selatan
Tahun 2005 jumlah kasus perkosaan yang terjadi di negara tuan rumah piala dunia 2010 ini mencapai 118.300. banyak lembaga riset yang menempatkan Afrika Selatan sebagai salah satu negara dengan tingkat pembunuhan yang tinggi. Bertani adalah profesi yang ditakutkan di Afrika Selatan. Jumlah kasus pembunuhan petani mencapai 300 ribu lebih.

4. Somalia
Pemerintahan yang gagal mengatasi masalah kelaparan akibat korupsi, kolusi dan nepotisme serta  anarkhi, menyebabkan munculnya kelompok-kelompok bersenjata yang ingin lepas dari pemerintah. Melakukan kejahatan sebagai pilihan untuk bisa bertahan hidup. Beberapa kelompok bersenjata tersebut seringkali menjadi perompak kapal-kapal yang kebetulan melintas di perairan Somalia. Selain mengambil barang-barang yang ada di kapal, mereka juga meminta uang tebusan dari setiap sandera yang mereka tangkap. Peperangan antar suku untuk memperebutkan kekuasaan marak di Somalia Utara. Sudah ribuan nyawa melayang akibat perang suku ini.

5.Kolombia
Telah terjadi kasus penculikan sebanyak 2238  tahun 1998 di Kolombia. Tahun 2006 ada sekitar 696 ribu lebih kasus pembunuhan, karena itu tidak heran Kolombia dijuluki negara pembunuh. Kolombia juga dikenal sebagai negara pemasok Kokain terbesar di dunia. Disebut-sebut 75 % kokain yang ada di dunia dipasok oleh Kolombia. Perang antar geng sering terjadi, sudah banyak warga tewas akibat perang antar geng tersebut.

Untungnya kelima negara di atas bukanlah termasuk negara tujuan wisata, mungkin ada beberapa spot menarik di negara-negara tersebut, tapi tingkat kejahatan yang tinggi tentunya menghentikan langkah para pelancong untuk pergi ke sana. Bagaimana dengan anda, tertarikkah untuk melancong ke sana?. 

No comments:

Post a Comment