Baru kali ini saya naik commuter line/Comline Dari stasiun Palmerah, kebetulan tadi ada teman kantor bawa mobil melewati stasiun yang ada di dekat Kantor DPR ini. Setibanya di stasiun Palmerah, saya Dan ada teman satu lagi yang akan menuju stasiun serpong harus naik tangga untuk masuk ke dalam stasiun.
Bangunan stasiun Palmerah nampak rapih, Dan bersih, mungkin karena Bangunan ini masih terbilang baru, ya...lebih kurang 6 bulan lalu selesai di renovasi, namun sayang sekali beberapa lampu di jalur dua, jalur Comline yang menuju Tanah Abang sedikit gelap, karena saya lihat ada beberapa lampu mati, saya tidak tahu apakah lampu tersebut baru saja mati saat saya datang atau sudah lama tapi belum dibenerin, yang pasti suasana jalur 2 tadi cukup gelap, terutama di area bawah ekskalator, sebaiknya harus segera di nyalain beberapa lampu yang mati tadi, karena bisa jadi kondisi gelap seperti tadi akan membuat penumpang wanita takut, apalagi kalau pas sendirian, situasinya tentu Bikin tidak nyaman saat menunggu Comline.
Teman saya bayu yang biasa naik Comline Dari Stasiun Palmerah kalau dia mau pulang, sempat cerita ketika kita masih di dalam Mobil bahwa dulu dia pernah ngak sempat makan Di Kantor ketika akan pulang ke rumahnya di Serpong, rencananya Bayu akan beli makanan di Stasiun Palmerah sebelum naik Comline, dalam pikiran Bayu, di stasiun Palmerah itu sama seperti stasiun lainnya seperti Manggarai Dan Jatinegara yang di dalamnya banyak jajanan, namun ternyata begitu dia sampai di Stasiun Palmerah, tidak dijumpai satupun Penjual makanan di dalam stasiun, terpaksa Bayu naik Comline sambil berpuasa alias menahan lapar Dan dahaga, kebetulan pula Comline jurusan Serpong yang ditunggu Bayu saat itu datangnya cukup lama, Bayu dan bisa jadi puluhan atau bahkan ratusan penumpang lainnya berharap agar ada jajanan di dalam Stasiun Palmerah, selain bisa menjadi obat lapar para penumpang, bisa juga menjadi obat kejenuhan selama menunggu Comline datang, pasti beda nunggu Comline sambil ngemil Dan minum softdrink dengan nunggu Comline dalam kondisi perut lapar dan tengorokan kering.
Asyik nulis artikel ini tanpa terasa Comline yang saya tunggu yaitu comline arah ke Tanah Abang datang, terpaksa saya sudahi dulu nulisnya, takut ketinggalan Comline, malas banget nunggu kereta selanjutnya yang masih jauh, maklum perut saya lapar banget, mau jajan tapi ngak ada yang jualan.
Sebenarnya saya masih ingin mengamati hal lain yang mungkin bisa saya tulis di artikel ini, baik itu menyangkut kelebihan maupun kekurangan Dari stasiun Palmerah, mungkin lain waktu saya bisa Bikin lagi artikel terkait stasiun Palmerah, itupun kalau saya naik Dari Stasiun Palmerah lagi. Wassalam.
No comments:
Post a Comment