Sunday, 5 July 2020

Tulisan ambulance kok ditempel terbalik ya....




Pernahkah anda perhatikan tulisan ambulance pada bagian depan body mobil ambulance ditempelkan secara terbalik, kalo pernah melihatnya, kira kira menurut anda tujuannya untuk apa, apakah sekedar untuk estetika mobil, atau cuma untuk gaya gayaan saja supaya dibilang unik.

Sebenarnya tempelan terbalik tulisan ambulance tersebut mempunyai tujuan tertentu, tujuannya tidak lain agar pengemudi kendaraan yang berada di depan mobil ambulance bisa membaca dengan jelas tulisan itu melalui kaca spion tengah atau kaca spion kiri dan kanan.

Seperti diketahui, pamtulan cermin memperlihatkan posisi terbalik sebuah benda, jika kita melihat sebuah benda yang berada di kanan melalui cermin maka kita akan melihat benda tersebut ada di posisi kiri.

Jadi pengemudi mobil yg berada di depan mobil ambulamce bisa langsung mengetahui setelah membaca tulisan ambulance  yang terbalik melalui kaca spion mobilnya, sehingga diharapkan si pengemudi memberikan kesempatan kepada  supir mobil ambulance untuk mendahuluinya.

Hal ini sangat membantu manakala sirene ambulance tidak berbunyi katena beragam alasan.

Menurut undang undang lalu lintas no.22/2009, ambulance adalah salah satu kendaraan prioritas yang harus didahulukan.


Saturday, 31 August 2019

Mental miskin penghambat jadi kaya



Di dunia ini yang paling sulit dilayani adalah orang yang bermental miskin. Diajak bisnis bilangnya sudah banyak yang jalani bisnis itu, dikasih gratis bilangnya saya mau diperalat, ditawari barang murah bilangnya ini barang pasti jelek, ditawari barang mahal bilangnya maaf saya nggk punya uang, diajak ngerjain hal yang baru bilangnya saya tak punya pengalaman, diajak investasi kecil bilangnya kapan bisa kaya, diajak investasi besar bilangnya modal saya nggak ada.

Yang punya mental miskin ini juga cenderung maunya nunggu doang, tidak mau inisiatif menjemput suatu hal positif yang bisa mengubah nasib, semua harus sempurna di matanya ,baru dia tergerak untuk ikut, itupun dengan pergerakan yang minim sekali, padahal semua kondisi di periode awal sudah pasti tidak akan  sempurna, namanya juga baru dimulai.

Jack ma, konglomerat asal china, pemilik salah satu market place digital terbesar di dunia yaitu ali ba ba, diawal periode membangun bisnisnya pernah mengajak sejumlah temannya untuk bergabung, namun ajakan itu ditolak oleh teman temannya itu dengan beragam alasan, lalu kemudian setelah beberapa tahun, teman temannya itu takjub melihat keberhasilan jack ma dalam berbisnis. 

Di antara teman teman jack ma, ada yang mengatakan bahwa wajar saja jack ma berhasil , karena dia memang punya kemampuan untuk berbisnis. 

Sebenarnya tidak ada perbedaan antara jack ma dengan teman temannya, jack ma hanyalah seorang guru bahasa inggris, dengan kemampuan dan pengetahuan bisnis yang terbatas, hanya saja jack ma punya kemauan untuk memulai, bukan menunggu keajaiban datang seperti yang dilakukan teman temannya.

Jika seseorang masih punya mental miskin, rasanya akan sulit untuk bisa sukses secara finansial, karena ada tembok tebal yang menghalanginya untuk melangkah maju, ya itu tadi mentalnya masih mental miskin.

Kalau hanya menunggu tanpa memulai bagaimana bisa perubahan itu terjadi. Memang ada beberapa orang yang beruntung, tanpa harus melakukan sesuatu seperti kebanyakan orang tapi rejekinya bagus, namun jumlah orang tipe seperti ini sangat jarang ditemukan.

Jadi segeralah memulai untuk menjemput perubahan dalam hidup kita, jangan  hanya menunggu dan menunggu saja tanpa take action, kalo kata bob sadino, 20 persen teori, 80 persennya praktek. 

Ubahlah mental miskin jika dirasakan ada dalam diri, jadikan mental miskin itu menjadi mental kaya, meskipun saat ini kita belum termasuk orang kaya.


Saturday, 24 August 2019

alih profesi bebas masalah, no way



Si A adalah seorang karyawan sebuah perusahaan swasta besar tanah air. 

Belakangan ini si A mengaku stress karena beban pekerjaan yang harus dia kerhakan dirasakannya semakin berat, sementara gajinya tidak naik karena perusahaan sedang mengalami masalah keuangan. 

Seringkali si A dimarahin bosnya gara gara satu dan lain hal, belum lagi politik di kantornya terasa begitu mengerikan, saling menjatuhkan, saling fitnah, konflik kepentingan, bahkan saling bermusuhan antar satu dengan yang lain. 

Sejumlah masalah tersebut membuat si A berkeinginan meninggalkan profesinya sebagai karyawan karena beberapa kali pindah perusahaan, masalah yang sama selalu dia temukan. 

Dalam benaknya si A  berfikir mending jadi pengusaha atau pedagang pasti bebas dari masalah masalah yang selama ini dia temukan.

Si B seorang pedagang aksesoris Handphone. 

Si B menjual barang barang dagangannya di toko yang dia sewa. 
Akhir akhir ini, si B mengeluhkan sejumlah persoalan yang dia hadapi dalam bisnisnya tersebut. 

Sejumlah rekanan si B ingkar janji, pembayaran atas barang barang milik si B yang sudah diambil oleh beberapa rekanannya itu tak kunjung dia terima, padahal si B sendiri membutuhkannya untuk mengisi tokonya yang sudah kehabisan stok barang. 

Beberapa meter dari toko si B sejak beberapa hari lalu sudah buka dua toko yang juga menjual aksesoris HP, perang harga pun terjadi. 

Satu lagi masalah yang dihadapi si B , pemilik petakan toko yang disewa si B menaikan harga sewa, padahal penjualan dirasakan agak sepi belakangan ini. 

Seabrek masalah tersebut kemudian membuat si B ingin berhenti jadi pedagang dan mau banting stirr alias alih profesi jadi karyawan.

Banyak orang atau boleh jadi diri kita sendiri pernah punya keinginan seperti si A dan si B, tekanan masalah seolah membuat otak jadi kram sehingga tidak mampu berfikir mencari jalan keluar atau solusi dari masalah yang dihadapi.

Orang orang yang selama ini dekat mulai menjauh karena ternyata mereka hanyalah teman di waktu suka, dan tidak mau ikut repot mencari solusi dari masalah kita.

Lantas Pertanyaannya apakah alih profesi merupakan solusi?

Jawabannya tentu tidak, Sepanjang tujuan alih profesi tersebut hanya agar terbebas dari masalah, Karena semua profesi tentu di dalamnya terdapat persoalan.

Orang sukses mengeluti sebuah profesi, adalah orang yang mampu mengubah frame berfikir dalam melihat masalah, bagi mereka masalah itu bukanlah hantu yang harus ditakuti dan ditinggal lari, tentu tidak pula didekati.

Masalah adalah lintasan berduri yang harus tetap dilalui, meskipun kadang bisa melukai. Karena masalah yang dihadapi itu akan memampukan kita menghadapi masalah masalah setelahnya, dan di saat kita telah mampu mengatasi masalah, maka di saat itulah kita menyandang predikat orang sukses.

Tidak ada kesuksesan tanpa  masalah, karena masalah itu adalah anak tangga menuju kesuksesan.

So, jangan cepat cepat memutuskan untuk alih profesi, khawatirnya keinginan alih profesi tersebut hanya karena kita mau sukses tapi tidak mau hadapi masalah.


Tuesday, 11 December 2018

Dua Ustad sejuta viewer, UAS N UAH


Kalau kita rajin melihat video-video ceramah di youtube tentu nama dua ustad ini tidak akan asing lagi karena beberapa tahun terakhir, kedua ustad ini banyak diminati oleh ribuan bahkan jutaan viewer/penonton, lihat saja video-video mereka di youtube selalu saja ditonton banyak orang.

Ceramah kedua ustad ini benar-benar memberikan pencerahan bagi umat, menambah wawasan religi yang boleh jadi selama ini dirasakan masih sangat minim, dan memberikan solusi-solusi syariah dari sejumlah persoalan atau masalah yang selama ini belum ditemukan, dan lain sebagainya.

Kedua ustad yang saya maksud adalah ustad Abdul Somad dan ustad Adi Hidayat. 


-Ustad Abdul Somad belajar memperdalam ilmu agama, khususnya untuk kajian hadist dan ilmu fiqih di Al azhar mesir dan  di institut Darul hadist al hassaniyah kerajaan Maroko. Penyampaian ceramah yang lugas dengan bahasa yang mudah dicernah disertai dalil-dalil dari hadist maupun alquran, dan diselingi dengan lelucon yang selalu memancing tawa membuat banyak orang menyukai ceramah ustad kelahiran tahun 1977 ini.

Nama ustad somad semakin dikenal masyarakat setelah namanya masuk dalam radar pencalonan wakil presiden yang akan disandingkan dengan prabowo subiakto untuk pilpres 2019 mendatang. 

Banyak masyarakat berharap ustad Somad menerima tawaran tersebut, namun ustad Somad sendiri menolak dengan halus pinangan itu dengan alasan dirinya leih memilih untuk menjadi guru agama, sesuai dengan cita-citanya sejak dulu, selain itu ustad somad juga menyatakan, lebih baik kesempatan itu diberikan kepada orang lain yang lebih mampu daripada dirinya.      

-Ustad adi hidayat memang sejak dulu memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Sejak kecil, ustad kelahiran 1984 di pandeglang Banten ini selalu berprestasi di sekolah. 

Setelah menamatkan pendidikan di alliyah, setara dengan sekolah menegah atas, ustad Adi Hidayat kemudian meneruskan pendidikannya di UIN Syarif Hidayatullah. Hanya butuh waktu dua tahun, ustad Adi Hidayat lulus dari UIN Syarif  Hidayatullah.

Setelah lulus Strata satu, Ustad Adi Hidayat meneruskan studinya di Kuliyya Dakwah Islamiyah, tripoli, Libya, mengambil jurusan ilmu alquran, hadist, fiqh, ushul fiqh, dan tarikh.

Selain belajar di kampusnya, ustad Adi Hidayat juga belajar dengan sejumlah ulama-ulama besar beberapa negara seperti Syaikh Dukkali Muhammad al-‘Alim (muqri internasional), Syaikh Ali al-Liibiy (Imam Libya untuk Eropa), Syaikh Ali Ahmar Nigeria (riwayat warsy), Syaikh Ali Tanzania (riwayat ad-Duri).

Tahun 2011, ustad Adi Hidayat kembali ke Indonesia dan menjadi salah satu pengasuh Ponpes al quran al-hikmah lebak bulus.

Tahun 2013 ustad Adi Hidayat mendirikan yayasan yang bergerak di bidang studi islam bernama Quantum Akhyar Institute di Bekasi.   


Memanfaatkan kemajuan teknologi, kedua ustad ini bersama timnya masing-masing mengunggah
video-video ceramah mereka di youtube, dan ternyata usaha mereka untuk syiar agama islam melalui media sosial berhasil, hal ini terlihat dari banyaknya viewer/penonton video ceramah ceramah mereka di youtube.

 


Monday, 26 November 2018

Rajinlah Mendoakan Orang Lain



Ketika kita menemukan teman yang sedang mengalami masalah, biasanya kita iba dan mencoba untuk menolongnya keluar dari masalah yang sedang dihadapi Misalnya kalo masalahnya itu butuh uang, biasanya kita berikan pinjaman uang kepada teman kita itu. Kalo masalah yang dihadapi soal mencari jodoh, biasanya kita kenalkan dengan teman wanita atau pria yang kita kenal dari lingkungan lain. Umumnya orang akan membantu sebisanya ketika temannya membutuhkan.

Membantu orang lain keluar dari suatu masalah adalah tindakan yang mulia dan tentunya berpahala. Ada satu lagi tindakan yang tidak hanya sekedar mulia karena membantu orang tapi juga akan menyebabkan kita mendapatkan hal serupa sesuai dengan materi doa yang kita panjatkan buat orang lain. Sebagai contoh kita mendoakan orang agar rejeki lapang, sehat selalu, masuk surga, maka rejeki kita juga akan lapang, sehat selalu dan masuk surga. Hanya saja orang yang kita doakan tersebut tidak tahu kalo kita sudah mendoakannya.

Oleh karena itu, tidak ada ruginya kita mendoakan sebanyak mungkin kebaikan buat orang lain, toh kita pun akan mendapatkan kebaikan-kebaikan tersebut. Sebaliknya ketika kita berharap seseorang celaka, atau mendoakan orang supaya sakit keras, dan lain lain, pokoknya doa-doa yang buruk, maka tanpa disadari, kita sedang mendoakan diri sendiri supaya dapat keburukan-keburukan tadi itu.

Jadi perbanyaklah mendoakan orang lain mendapatkan kebaikan, supaya hidup kita pun selalu penuh dengan kebaikan

“TIDAK ada seorang muslim pun yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya (sesama muslim) tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata, “Dan bagimu juga kebaikan yang sama,” (HR. Muslim no. 4912).

Sunday, 25 November 2018

Pelit, Kikir...No Way



Sebenarnya banyak sekali peluang buat kita meraih pahala. Hal yang tampak sepele, tidak rumit dan mudah dilakukan boleh jadi adalah ladang amal buat kita. pastinya allah SWT yang maha rohim dan rohman tidak akan mempersulit kita untuk bisa mendapatkan pahala karena allah Swt tahu bahwa mahluknya yang bernama manusia itu adalah mahluk yang mempunyai kecendrungan untuk berbuat salah dan lupa.

kita sering jumpai di lingkungan pergaulan sehari-hari, baik itu di lingkungan rumah, kantor dan sekolah, pasti ada teman yang baik hati. teman kita itu selalu ikhlas lahir dan bathin untuk berbagi kepada orang lain, baik itu berbagi makanan, uang, ataupun tenaganya, intinya teman kita itu dermawan.

Selain teman tipe seperti itu, kita juga sering menjumpai teman yang pelit, medit bin kikir. teman yang satu ini merasa rugi memberikan sesuatu miliknya kepada orang lain. Jangankan makanan dan uang, tenaganya pun tak pernah dia pergunakan untuk membantu orang. Selalu saja ada alasan buat dia untuk tidak berbagi. padahal dia sendiri suka sekali meminta sesuatu pada temannya yang lain. intinya mau meminta tapi malas untuk memberi.

Sejumlah ulama tafsir menyatakan bahwa seseorang yang memberi makan alias mentraktir orang lain tanpa bermaksud pamer atau berharap pujian, akan mendapatkan pahala yang tidak pernah putus. Makanan yang dimakan oleh manusia, hanya bagian yang tidak diperlukan oleh tubuh yang akan terbuang, sementara bagian lainnya akan dikonversi menjadi tenaga. 

Jika orang yang kita traktir tadi sholat, maka kita juga akan mendapatkan pahala, karena tenaga yang dipakai orang tersebut untuk sholat berasal dari makanan yang kita berikan kepadanya. Begitu pula ketika orang itu membantu orang lain, maka kita pun "kecipratan" pahala.

Salah satu ustad yang cukup terkenal, yaitu ustad khalid baisalamah, dalam salah satu ceramahnya, sangat menganjurkan sekali agar kita tidak pelit bin medit alias kikir. Tidak ada orang di dunia ini yang jatuh miskin karena suka berbagi, malahan sebaliknya, semakin banyak berbagi maka semakin deras kucuran rezeki.

Alkisah di suatu masa hiduplah seorang pedagang di jazirah arab. Suatu hari pedagang ini sangat terkejut sekali dengan hasil keuntungan perniagaannya yang begitu besar. yakni dua peti emas. pedagang ini bingung, mau diapakan keuntungan yang begitu besar, hidupnya sehari-hari meskipun sederhana tapi dia sudah merasa cukup dengan apa yang sudah dia punyai. 

singkat cerita, setelah berdiskusi dengan istrinya, si pedagang yang sehari-harinya memang sering membantu orang miskin yang ada di lingkungannya ini, akhirnya memutuskan untuk membagikan seluruh keuntungannya itu kepada semua fakir miskin yang ada.

Kepingan uang emas itu di bungkus dalam kantong-kantong kulit yang sudah disiapkan istrinya. Setelah semuanya dibungkus, lalu kedua orang baik ini pergi ke luar rumah dan membagikan kantong-kantong berisi kepingan emas kepada fakir miskin. Begitu kantong-kantong yang mereka bawa habis, mereka pun kembali kerumah mengambil kantong-kantong emas lagi untuk dibagikan, begitu seterusnya, sampai kantong-kantong itu tak lagi bersisa di rumah mereka.

Setelah semua kantong telah dibagikan kepada orang-orang miskin, mereka pun lega dan merasa senang telah berbagi, mereka berharap kepingan emas yang telah dibagikan itu, bisa meringankan beban kehidupan orang-orang miskin tadi. lalu mereka pun tertidur lelap.

Keesokan harinya, si pedagang kembali terkejut, laba perniagaan yang mereka dapatkan kini sebanyak empat peti emas, dua kali lipat dari keuntungan kemarin. Akhirnya mereka memutuskan membagikan lagi keuntungan tersebut kepada orang-orang miskin di luar kampung tempat mereka tinggal, keduanya merasa kehidupan mereka selama ini sudah lebih dari cukup, sementara di luar sana masih banyak orang-orang yang lebih membutuhkan.

Begitu seterusnya setelah membagikan laba perniagaannya, selalu saja pedagang ini mendapatkan keuntungan berlipat-lipat. Rupanya doa dari orang-orang yang pernah dibantu oleh pedagang dan istrinya ini menyebabkan Allah SWT menganti semua yang sudah dikeluarkan, bahkan diganti dengan jumlah yang berlipat-lipat.

Intinya jangan pernah ragu untuk berbagi, karena sekali lagi ,tidak ada orang jatuh miskin karena suka berbagi, malahan orang yang suka berbagi itu akan mendapatkan lebih dari jumlah yang sudah dia keluarkan.

ayoo...traktir teman, jangan sayang uang,
ayoo...bantu kawan, jangan pelit tenaga

Semuanya pasti akan kembali kepada kita, bahkan berlimpah. insya allah.